Integrasi Etnomatematika dalam Konteks Budaya Kue Basah Tradisional sebagai Inovasi Pembelajaran Kontekstual

Authors

  • Yesi Nindi Ayu Aprilia Author

DOI:

https://doi.org/10.64123/jkii.v1.i1.1

Keywords:

Etnomatematika, Kue Tradisional, Pembelajaran Kontekstual, Geometri, Budaya Lokal

Abstract

Kurangnya visualisasi dalam pembelajaran matematika menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep-konsep abstrak, terutama pada geometri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk-bentuk geometri yang terdapat dalam kue basah tradisional sebagai representasi etnomatematika untuk pembelajaran kontekstual. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga jenis kue tradisional—pukis, ongol-ongol, dan onde-onde—di Bondowoso, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kue pukis merepresentasikan bentuk setengah tabung, (2) ongol-ongol berbentuk balok, dan (3) onde-onde berbentuk bola. Masing-masing bentuk dihubungkan dengan rumus volume bangun ruang terkait, yang dapat diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran geometri. Temuan ini menunjukkan bahwa objek budaya lokal seperti kue tradisional memiliki potensi sebagai media pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan relevan bagi siswa. Disarankan agar guru mengembangkan modul pembelajaran berbasis etnomatematika untuk meningkatkan pemahaman konseptual dan keterkaitan matematika dengan kehidupan sehari-hari.

Downloads

Published

2025-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Integrasi Etnomatematika dalam Konteks Budaya Kue Basah Tradisional sebagai Inovasi Pembelajaran Kontekstual. (2025). Jurnal Kajian Dan Inovasi Ilmu (JKII), 1(1), 1-6. https://doi.org/10.64123/jkii.v1.i1.1